Tugas Inverteberata
diplopoda, chilopoda dan arachnoida
diplopoda, chilopoda dan arachnoida
Dosen pengampu :
Dra. Setyawati H
Disusun Oleh :
Nama : Muhammad Thohirin
NIM : 1051600009
Progdi : P.Biologi
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Veteran Bangun Nusantara
Sukoharjo
2011
A. CLASS DIPLOPODA
CIRI-CIRI DIPLOPODA
Ø Tubuh berbentuk silindris, ada yang bersegmen dan ada yang tidak
Ø Mempunyai dua pasang kaki, kecuali segmen dada
Ø Mempertahankan diri dengan menggulung tubuh, atau mengeluarkan bau yang tidak sedap
Ø Pada kepala terdapat sepasang antenna dan sepasang mata yang dinamakan ocelli
Ø Habitat ditempat lembab dan gelap, umumnya didarat
Ø Bentuk tubuh bulat, panjang, dan memiliki banyak kaki
Ø Bersifat Herbivor (pemakan sampah atau daun-daunan)
Ø Bergerak sangat lambat
Ø Pada bagian mulut terdapat sepasang mandibula dan maxilla
Ø Pada antenna terdapat rambut penciuman dan pada segment ada kelenjer pembau terbuka kearah ventral
Ø Respirasi denagn trakea yang tidak bercabang
Ø Ekresi menggunakan 2 atau4 saluran Malpighi
Ø System saraf tangga tali
Ø Reproduksi secara seksual (festilasi internal), ada yang vivipar dan ovipar.
STRUKTUR TUBUH
Tubuh diplopoda ialah subsilindris, dan terdiri dari dua puluh lima buah segment hingga lebih dari seratus, tergantung pada speciesnya. Hampir setiap segment memiliki dua pasang extremitates, dan ini rupa-rupanya berasal dari dua buah segment yang berfusi. Satu atau kedua pasang extremitates pada segment ketujuh dari hewan jantan mengalami modifikasi menjadi alat capulatio. Alat mulut terdiri dari sepasang mandibulae dan sepasang maxille. Biasanya dimiliki sepasang antennae yang pendek dan mata tunggal maupun mata majemuk. Pada antennae terdapat rambut-rambut pembau dan sepasang kelenjer yang mengeluarkan aroma tertentu untuk melawan musuhnya pada setiap segment, dengan saluran-salurannya yang bermuara pada kedua sisi lateral setiap segment.
Tracheae biasanya tidak bercabang-cabang, melainkan keluar dalam berkas-berkas dari kantong-kantong yang bermuara keluar di depan extremitates. Jantung berupa pipa yang terletak sepanjang tubuh sisi dorsal dengan ostia sepanjang sisi lateral jantung sesuai dengan segment-segment tubuh. Alat ekskresi ialah tubuli dari Malpighi, ada sebanyak dua atau empat buah, yang bermuara ke dalam intestinum.
Contoh hewan diplopoda
FAMILY YANG TERMASUK KEDALAM KELAS DIPLOPODA
Ø Polyxenidae
Tubuhnya kecil, integument lunak, tiap-tiap segmen denga tonjolan rambut dikedua sisinya, maxial menyerupai kaki, dan hewan jantan tidak memiliki kaki kopulasi. Contohnya: Polyxenus fasciculatus, Panjang tubuh 2,5 mm, mempunyai 13 pasang kaki
Polyxenus fasciculatus
Ø Julidae
Integumen maxilla berbentuk seperti keeping, hewan jantan mempunyai 2 pasang kaki kopulasi pada segmen ketujuh. Contohnya: Julus virgatus, lulus sp tubuhnya mempunyai 30 sampai 35 segmen dan 50 sampai 60 pasang kaki, tidak memiliki kaki pada segmen ketiga, panjang tubuh 12 mm.
lulus sp
Ø Polydesmidae
Tubuhnya memiliki 19 sampai 22 segmen, yang merupakan kaki kopulasi pada hewan jantan adalah pasangan pertama dari dua pasang yang terdapat pada segmen ketujuh. Contohnya: Polydesmus serratus, panjang tubuh 37 mm, hewan jantan mempunyai 30 pasang kaki sedangkan betina dengan 31 pasang kaki.
Polydesmus serratus
B. Kelas Chilopoda
Cirri-ciri dan struktur tubuh
v Tubuhnya pipih dorso ventral
v Panjangnya bisa mencapai 30 cm
v Terdiri dari 15 hingga 173 segment, masing-masing dilengkapi dengan exkremitas kecuali dua segment yang terakhir dan satu segment tepat dibelakang caput
v Antennae panjang, terdiri dari 12 segment atau lebih
v Pada bagian kepala terdapat sepasang mata mengalami modifikasi menjadi cakar beracun
v Pada segmen di belakang kepala terdapat satu pasang “taring bisa” (maksiliped)
v Maksiliped berfungsi untuk membunuh mangsanya
v Alat pencernaan makanannya sudah sempurna artinya dari mulut sampai
anus. Alat eksresi berupa dua buah saluran malphigi
anus. Alat eksresi berupa dua buah saluran malphigi
v Respirasi (pernafasan) dengan trakea yang bercabang-cabang dengan
lubang yang terbuka hampir pada setiap ruas.
lubang yang terbuka hampir pada setiap ruas.
Habitat
Ø di bawah batu-batuan
Ø timbunan tumbuhan yang telah membusuk
Ø Dibawah batang kayu mati
Reproduksi
· alat reproduksi dilengkapi dengan beberapa kelenjar tambahan
· telur-telur berkembang sempurna hingga menetas di luar tubuh
Contoh hewan ini adalah kelabang (scutigera sp.)
kelabang (scutigera sp.)
C. Classis Arachnoidea
Ciri-ciri
Ø Tidak memiliki Antennae
Ø Tidak memiliki mandibulai sejati
Ø Sepasang exkremitas yang pertama berguna sebagai penjepit yang disebut Chelicerae
Ø Tubuh dapat dibagi menjadi dua bagian, bagian anterior ialah cephalothorax dan bagian posterior ialah abdomen
Class ini terbagi menjadi 5 subclassis dan sejumlah Ordines :
Subclassis 1. Merostomata (gigantastraca)
Ordo 1. Xiphosura Contoh : Limulus Polyphemus
Ordo 2. Euripterida (sudah punah)
Subclassis 2. Aracnida
1). Struktur dan Fungsi Tubuh
Tubuh bersegmen terdiri atas sefalotoraks serta abdomen yang tak beruas. Di bagian sefalotoraks terdapat organ-organ berikut ini :
- Empat (4) pasang kaki
- Delapan (8) buah mata sederhana di bagian depan
- Satu (1) pasang kalisera (taring pisau mengandung racun berbentuk gunting atau catut untuk melumpuhkan mangsa)
- Sepasang pedipalpus yang berfungsi sebagai indera, tangan maupun alat untu melakukan kopulasi.
- Suatu organ di depan anus yang menghasilkan sutera disebut spinerets.
Alat gerak Arachnida berupa empat pasang kaki dan satu pasang pedipalpus untuk memegang makanan.
2). Sistem Organ
| Sistem Organ | Keterangan |
| Sistem respirasi | Organ respirasi berupa paru-paru buku yang terletak di daerah perut depan |
| Sistem Pencernaan | Makanan ditangkap dengan jaring tepi dan ada pula yang diisap dari inangnya oleh Arachnida yang hidup sebagai parasit. Alat pencernaan makanan berturut-turut mulai dari mulut –> perut –> usus halus –> usus besar –> kantung –> feses –> anus. Alat pencernaan dilengkapi dengan 5 pasang usus buntu yang terletak dibagian depan dan hati di bagian abdomen. |
| Sistem peredaran darah | Sistem peredaran darahnya terbuka dan menggunakan jantung pembuluh serta arteri. Jantung pembuluh terdiri dari kantung otot yang memiliki ostium di setiap ruas |
| Sistem syaraf | Sistem syarafnya berupa persatuan ganglion-ganglion yang disebut sistem syaraf tangga tali. |
| Alat indera | Alat indera terdiri atas delapan buah mata sederhana dan sepasang pedipalpus yang fungsinya mirip antena. |
| Sistem reproduksi | Reproduksi terjadi secara seksual, yaitu dengan persatuan ovum dan sperma yang terjadi dalam tubuh betinanya (fertilisasi internal). Hewan jantan dan betina terpisah (diesis). Ada yang ovipar, ovovivipar dan vivipar. |
Ordo pada Subclassis ini ialah
1.Scorpionida contoh : · Kalajengking (Vejovis sp, Hadrurus sp, Centrurus sp) Ketonggeng (Buthus)
2. Pedipalpi Contoh: Tarautula whitei
3. Araneida contoh: salticus scenicus
4. Palpigredi contoh; koeniawheleri
5. pseudoscorpionida Contoh: Chelifer caucroides
6. Solpugida Contoh: Eremobates pallipes
7. phalangida Contoh: Liobunum vittatan
8. Acarina Contoh: Sarcoptes scabici
Subclassis 3. Pycnogoida Contoh: Nymphon Striomii
Subclassis 4. Tardigrada Contoh: Macrobiotes hufelandi
Subclassis 5. Pentastomida Contoh: Lingiatula serrata
Tidak ada komentar:
Posting Komentar