Sabtu, 22 Oktober 2011

ostracoda

SUBCLASSIS OSTRACODA

Ciri-ciri:
  • Sebagai zooplankton
  • Lengan renangnya 2 pasang,
  • Kulit mengandung zat kapur (potongan kapur yang tipis sedangkan jenis lainnya kelihatan agak jernih),
  • Mempunyai antenna,
  • Berukuran 1 - 2 mm.
Subclassis Ostracoda dibagi menjadi 2 ordo:
1.     Ordo Mydocopoda
Ciri-ciri

-Semua di laut
 -bagian anterior
-cangkang berlekuk
-antena kedua biramus dan pangkal antena besar

Klasifikasi
Kingdom          : Animalia      
Phylum                        : Arthropoda
Classis             : Crustacea
Subclassis      : Ostracoda
Ordo               : Myodocopa
Genus              :
Spesies           :

2.    Ordo Podocopo
Ciri-ciri:
-      Hidup di air tawar dan laut sebagai plankton,
-      tubuh kecil
-      dapat bergerak dengan antena.

Klasifikasi:
Kingdom          : Animalia
Phylum                        : Arthropoda
Classis             : Crustacea
Subclassis      : Ostracoda                                      
Ordo               : Podocopa
Family             : Cypridinidae
Genus              : Cypridina
Spesies           : Cypris sp.












Macam-macam Ostracoda:

                 






 
Cyprideis torosa










                                        




TUGAS
(INVERTERBRATA II)
 





DOSEN PENGAMPU:
Dra. Setyawati
OLEH:
ARI MASTUTI                                  1051600001
AGUS DWI PRASETIYO                 1051600007
MUHAMMAD TOHIRN                   1051600009
RIRIS PRABOWO BAYUAJI          1051600021


PENDIDIKAN BIOLOGI FKIP
UNIVERSITAS VTERAN BANGUN NUSANTARA
SUKOHARJO
2011

diplopoda, chilopoda dan arachnoida


Tugas Inverteberata
diplopoda, chilopoda dan arachnoida

Dosen pengampu :
Dra. Setyawati H
Disusun Oleh :
            Nama             : Muhammad Thohirin
            NIM                : 1051600009
            Progdi             : P.Biologi

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Veteran Bangun Nusantara
Sukoharjo
2011
A.     CLASS DIPLOPODA
CIRI-CIRI DIPLOPODA
Ø  Tubuh berbentuk silindris, ada yang bersegmen    dan ada yang tidak
Ø  Mempunyai dua pasang kaki, kecuali segmen dada
Ø  Mempertahankan diri dengan menggulung tubuh, atau mengeluarkan bau yang tidak sedap
Ø  Pada kepala terdapat sepasang antenna dan sepasang mata yang dinamakan ocelli
Ø  Habitat ditempat lembab dan gelap, umumnya didarat
Ø  Bentuk tubuh bulat, panjang, dan memiliki banyak kaki
Ø  Bersifat Herbivor (pemakan sampah atau daun-daunan)
Ø  Bergerak sangat lambat
Ø  Pada bagian mulut terdapat sepasang mandibula dan maxilla
Ø  Pada antenna terdapat rambut penciuman  dan pada segment ada kelenjer pembau terbuka kearah ventral
Ø  Respirasi denagn trakea yang tidak bercabang
Ø  Ekresi menggunakan 2 atau4 saluran Malpighi
Ø  System saraf tangga tali
Ø  Reproduksi secara seksual (festilasi internal), ada yang vivipar dan ovipar.
STRUKTUR TUBUH
      Tubuh diplopoda ialah subsilindris, dan terdiri dari dua puluh lima buah segment hingga lebih dari seratus, tergantung pada speciesnya. Hampir setiap segment memiliki dua pasang extremitates, dan ini rupa-rupanya berasal dari dua buah segment yang berfusi. Satu atau kedua pasang extremitates pada segment ketujuh dari hewan jantan mengalami modifikasi menjadi alat capulatio. Alat mulut terdiri dari sepasang mandibulae dan sepasang maxille. Biasanya dimiliki sepasang antennae yang pendek dan mata tunggal maupun mata majemuk. Pada antennae terdapat rambut-rambut pembau dan sepasang kelenjer yang mengeluarkan aroma tertentu untuk melawan musuhnya pada setiap segment, dengan saluran-salurannya yang bermuara pada kedua sisi lateral setiap segment.
Tracheae biasanya tidak bercabang-cabang, melainkan keluar dalam berkas-berkas dari kantong-kantong yang bermuara keluar di depan extremitates. Jantung berupa pipa yang terletak sepanjang tubuh sisi dorsal dengan ostia sepanjang sisi lateral jantung sesuai dengan segment-segment tubuh. Alat ekskresi ialah tubuli dari Malpighi, ada sebanyak dua atau empat buah, yang bermuara ke dalam intestinum.
Contoh hewan diplopoda


FAMILY YANG TERMASUK KEDALAM KELAS DIPLOPODA
Ø  Polyxenidae
                        Tubuhnya kecil, integument lunak, tiap-tiap segmen denga tonjolan rambut dikedua sisinya, maxial menyerupai kaki, dan hewan jantan tidak memiliki kaki kopulasi. Contohnya: Polyxenus fasciculatus, Panjang tubuh 2,5 mm, mempunyai 13 pasang kaki
Polyxenus fasciculatus

Ø  Julidae
Integumen maxilla berbentuk seperti keeping, hewan jantan mempunyai 2 pasang kaki kopulasi pada segmen ketujuh. Contohnya: Julus virgatus, lulus sp tubuhnya mempunyai 30 sampai 35 segmen dan 50 sampai 60 pasang kaki, tidak memiliki kaki pada segmen ketiga, panjang tubuh 12 mm.
 
lulus sp


Ø  Polydesmidae
                        Tubuhnya memiliki 19 sampai 22 segmen, yang merupakan kaki kopulasi pada hewan jantan adalah pasangan pertama dari dua pasang yang terdapat pada segmen ketujuh. Contohnya: Polydesmus serratus, panjang tubuh 37 mm, hewan jantan mempunyai 30 pasang kaki sedangkan betina dengan 31 pasang kaki.
Polydesmus serratus

B.  Kelas Chilopoda
Cirri-ciri dan struktur tubuh
v  Tubuhnya pipih dorso ventral
v  Panjangnya bisa mencapai 30 cm
v  Terdiri dari 15 hingga 173 segment, masing-masing dilengkapi dengan exkremitas kecuali dua segment yang terakhir dan satu segment tepat dibelakang caput
v  Antennae panjang, terdiri dari 12 segment atau lebih
v  Pada bagian kepala terdapat sepasang mata mengalami modifikasi menjadi cakar beracun
v  Pada segmen di belakang kepala terdapat satu pasang “taring bisa” (maksiliped)
v  Maksiliped berfungsi untuk membunuh mangsanya
v  Alat pencernaan makanannya sudah sempurna artinya dari mulut sampai
anus. Alat eksresi berupa dua buah saluran malphigi
v  Respirasi (pernafasan) dengan trakea yang bercabang-cabang dengan
lubang yang terbuka hampir pada setiap ruas.
Habitat
Ø  di bawah batu-batuan
Ø  timbunan tumbuhan yang telah membusuk
Ø  Dibawah batang kayu mati
      Reproduksi
·         alat reproduksi dilengkapi dengan beberapa kelenjar tambahan
·         telur-telur berkembang sempurna hingga menetas di luar tubuh


Contoh hewan ini adalah kelabang (scutigera sp.)
kelabang (scutigera sp.)

C. Classis Arachnoidea
Ciri-ciri
Ø  Tidak memiliki Antennae
Ø  Tidak memiliki mandibulai sejati
Ø  Sepasang exkremitas yang pertama berguna sebagai penjepit yang disebut Chelicerae
Ø  Tubuh dapat dibagi menjadi dua bagian, bagian anterior ialah cephalothorax dan bagian posterior ialah abdomen

Class ini terbagi menjadi 5 subclassis dan sejumlah Ordines :
Subclassis 1.   Merostomata (gigantastraca)
            Ordo 1. Xiphosura      Contoh : Limulus Polyphemus
            Ordo 2. Euripterida (sudah punah)
Subclassis 2.   Aracnida
1). Struktur dan Fungsi Tubuh
Tubuh bersegmen terdiri atas sefalotoraks serta abdomen yang tak beruas. Di bagian sefalotoraks terdapat organ-organ berikut ini :
  • Empat (4) pasang kaki
  • Delapan (8) buah mata sederhana di bagian depan
  • Satu (1) pasang kalisera (taring pisau mengandung racun berbentuk gunting atau catut untuk melumpuhkan mangsa)
  • Sepasang pedipalpus yang berfungsi sebagai indera, tangan maupun alat untu melakukan kopulasi.
  • Suatu organ di depan anus yang menghasilkan sutera disebut spinerets.
Alat gerak Arachnida berupa empat pasang kaki dan satu pasang pedipalpus untuk memegang makanan.
2). Sistem Organ
Sistem Organ
Keterangan
Sistem respirasi
Organ respirasi berupa paru-paru buku yang terletak di daerah perut depan
Sistem Pencernaan
Makanan ditangkap dengan jaring tepi dan ada pula yang diisap dari inangnya oleh Arachnida yang hidup sebagai parasit. Alat pencernaan makanan berturut-turut mulai dari mulut –> perut –> usus halus –> usus besar –> kantung –> feses –> anus. Alat pencernaan dilengkapi dengan 5 pasang usus buntu yang terletak dibagian depan dan hati di bagian abdomen.
Sistem peredaran darah
Sistem peredaran darahnya terbuka dan menggunakan jantung pembuluh serta arteri. Jantung pembuluh terdiri dari kantung otot yang memiliki ostium di setiap ruas
Sistem syaraf
Sistem syarafnya berupa persatuan ganglion-ganglion yang disebut sistem syaraf tangga tali.
Alat indera
Alat indera terdiri atas delapan buah mata sederhana dan sepasang pedipalpus yang fungsinya mirip antena.
Sistem reproduksi
Reproduksi terjadi secara seksual, yaitu dengan persatuan ovum dan sperma yang terjadi dalam tubuh betinanya (fertilisasi internal). Hewan jantan dan betina terpisah (diesis). Ada yang ovipar, ovovivipar dan vivipar.
            Ordo pada Subclassis ini ialah
1.Scorpionida contoh : · Kalajengking (Vejovis sp, Hadrurus sp, Centrurus sp) Ketonggeng (Buthus)
2. Pedipalpi     Contoh: Tarautula whitei
3. Araneida     contoh: salticus scenicus
4. Palpigredi    contoh; koeniawheleri
5. pseudoscorpionida  Contoh: Chelifer caucroides
6. Solpugida    Contoh:  Eremobates pallipes
7. phalangida   Contoh: Liobunum vittatan
8. Acarina        Contoh: Sarcoptes scabici

Subclassis 3.   Pycnogoida     Contoh: Nymphon Striomii
Subclassis 4.  Tardigrada        Contoh: Macrobiotes hufelandi
Subclassis 5.  Pentastomida   Contoh: Lingiatula serrata